Beda Antara Total Float, Free Float dan Lag pada Primavera

  • Whatsapp

Float merupakan istilah yang sering muncul dalam Critical Path Method (CPM) calculation pada penjadwalan proyek.

Secara sederhana float bisa dikatakan sebagai sejumlah durasi diantara aktifitas yang merupakan batas toleransi agar jadwal aktifitas lainnya atau jadwal proyek tidak terpengaruh jadwal pelaksanaannya (delay).

Total Float

Total Float adalah waktu tunda yang masih bisa digunakan atau terjadi pada suatu aktifitas tanpa mengakibatkan keterlambatan pada proyek secara keseluruhan.

Pada aktifitas yang berada di jalur kritis, seharusnya memiliki total float sebesar nol. 

Bagaimana dengan total float pada proyek ?

Total float pada proyek ditandai oleh aktifitas yang mengakhiri sebuah proyek. 

Seharusnya aktifitas ini merupakan aktifitas yang berada di jalur kritis, sehingga dapat dikatakan total float pada sebuah proyek seharusnya nol.

Free Float

Free Float adalah waktu tunda yang masih bisa terjadi atau digunakan pada suatu aktifitas tanpa mengakibatkan keterlambatan pada aktifitas berikutnya.

Berapa jumlah free float dan total float yang ideal pada sebuah sekedul?

Menurut aturan DoD, jumlah float maksimal sebaiknya tidak lebih dari 44 hari kerja.

Apa itu Float Negatif?

Suatu proyek yang memiliki Float negatif dapat dikatakan proyek tersebut memiliki skedul yang tidak realistik.

Ketika proyek Anda memiliki constraint, misalkan proyek harus selesai pada jadwal tertentu dan jadwal proyek Anda ternyata behind schedule (terjadi delay) sehingga tidak memungkinkan untuk tepat waktu, hal ini dapat menyebabkan float menjadi negatif.

Besar float negatif menyatakan jumlah waktu yang dibutuhkan untuk mengejar ketinggalan jadwal agar selesai tepat waktu. Float negatif merupakan tanda bahwa skedul Anda tidak realistik.

Baca juga: Belajar istilah dalam Microsoft Project.

Apa beda Free Float dan Lag?

Sebelum mengulas mengenai perbedaannya, mari kita pahami terlebih dahulu mengenai pengertian masing-masing dalam penggunaannya pada skeduling proyek.

Lag adalah jumlah waktu tertentu yang berada di antara dua aktifitas yang berbeda yang menandakan perbedaan waktu antara dimulai atau selesainya suatu aktifitas dengan dimulai atau selesainya aktifitas yang lain.

Misal:

Aktifitas B akan dimulai setelah selesai aktifitas A ditambah 10 hari (karena alasan tertentu). Jadi waktu 10 hari ini merupakan lag yang harus dipenuhi sebelum dimulainya aktifitas B.

Dari pengertian di atas antara Lag dan Float, kita tentu sudah bisa memahami perbedaannya. 

Misal ada free float sebesar 10 hari antara A dan B, ini berarti aktifitas A memiliki toleransi delay sebanyak 10 hari agar aktifitas B tidak terlambat.

Sedangkan pada Lag 10 hari di atas, jika aktifitas A telat maka dimulainya aktifitas B tetap dihitung dari waktu selesai ditambah 10 hari Lag antara kedua aktifitas.

Pada skedul proyek, sebaik penggunaan Lag ini dilakukan dengan hati-hati. Jangan menggunakan Lag untuk menggantikan aktifitas. Menurut aturan yang diadopsi dari DoD (Department of Defence) penggunaan Lag ini sebaiknya jangan lebih dari 5 hari kerja.

Misal Anda membuat jadwal pekerjaan antara 2 aktifitas sebagai berikut:

  1. Desain ABC.
  2. Built ABC.

Diantara 2 aktifitas di atas Anda memberikan waktu Lag sebesar 15 hari untuk approval. Kalau melihat aturan DoD, skedul ini sudah lebih dari lima hari, sehingga dapat dikatakan kurang baik. Anda bisa menggantikan waktu lag dengan aktifitas Review and Approve Design, sehingga urutannya menjadi:

  1. Desain ABC.
  2. Review and Approve Design ABC.
  3. Built ABC.

Selain hal di atas,penggunaan lag disarankan oleh DoD tidak lebih dari 5% dari keseluruhan aktifitas.

Pada Oracle Primavera P6 Anda bisa melihat jumlah float dengan menambah kolom Free Float dan Total Float.

Table-Total-Float

Anda juga dapat melihat jumlah durasi flag dengan melakukan langkah berikut:

Lag-pada-aktifitas
Gravatar Image
Latest posts by Edwin (see all)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *